Tidak seperti jumlah waktu yang tetap dalam satu hari, pola konsumsi media kita masih memiliki ruang untuk berkembang. Faktanya, seiring dengan berkembangnya pilihan media baru seperti streaming dan podcast, konsumen AS memilih untuk menambahkannya ke dalam rutinitas harian mereka, alih-alih hanya mengganti media tradisional. Dan dalam hal audio, pendengar podcast sebenarnya lebih banyak mendengarkan radio siaran daripada orang yang tidak mendengarkan podcast sama sekali.
Industri media memiliki peluang yang lebih dari sekadar peluang yang signifikan di sini. Di sebagian besar industri, sudah menjadi hal yang umum bagi konsumen untuk menggunakan produk dan layanan baru dengan mengorbankan produk dan layanan yang sudah ada. Di dunia media, pilihan-pilihan baru sebenarnya mendorong konsumen untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan media-dan mereka membuka saluran keterlibatan yang saling melengkapi dalam prosesnya.
According to the latest Nielsen Total Audience report, U.S. consumers 18 and older now spend almost 12 hours each day engaging with media, which is up almost one-and-a-half hours from a year ago. When we look at the audio universe, we see tremendous podcast listener growth—and it’s not coming at the expense of other audio options.
In fact, the second release of Nielsen’s Podcast Listener Buying Power database found that light podcast listeners listen to 10 hours and 13 minutes of radio each week. That’s 43 minutes more than the average American; heavy podcast listeners tune in to radio 22 minutes more. Findings from the database attribute much of the increased podcast engagement to existing listeners who are migrating from light use to heavy use—a strong testament to the content being offered to listeners.
Rilis terbaru mencatat bahwa jumlah pendengar berat podcast - mereka yang mendengarkan setiap hari - bertambah lebih dari 3,6 juta. Pada saat yang sama, jumlah rata-rata episode yang didengar per minggu meningkat 10%. Namun, keterlibatan podcast tidak hanya tumbuh di kalangan pengguna berat. Total pendengar podcast tumbuh dengan tingkat pertumbuhan rata-rata gabungan sebesar 20%.

Di tengah berbagai pilihan media yang tersedia bagi konsumen, podcast, seperti radio siaran, bersifat portabel dan menjadi pendamping yang konstan ketika melihat layar bukanlah suatu pilihan. Hal ini menjadikan audio sebagai media pilihan selama waktu transit (baik di dalam mobil atau transportasi umum). Ponsel pintar mendorong keterlibatan podcast, karena lebih dari 36 juta orang Amerika sekarang mengakses konten podcast dengan cara ini. Pendengar podcast yang paling aktif juga paling terlibat saat mereka jauh dari rumah.

Meskipun ponsel pintar adalah platform teknologi utama untuk mendengarkan, namun speaker pintar memainkan peran yang lebih besar dalam meningkatkan jumlah pendengar podcast. Di seluruh platform, speaker pintar lebih cenderung menarik pendengar lebih dari satu, yang, dari perspektif impresi, merupakan wawasan utama bagi pengiklan.

Konten selalu menjadi raja, tetapi banyaknya konten media yang tersedia saat ini sungguh luar biasa. Akan tetapi, konsumen di AS belum mencapai titik puncak, dan terus mengembangkan pola konsumsi media mereka seiring dengan tersedianya pilihan-pilihan baru. Dengan banyaknya pilihan, para pembuat konten, pemasar, dan pengiklan ditugaskan untuk menyampaikan konten yang benar-benar beresonansi. Jika tidak, ada banyak pilihan lain yang bisa dipilih, dan konsumen lebih dari bersedia untuk terlibat dengannya.



