With consumers engaging with content across more channels than ever before, optimizing spend is critical to ensure you’re reaching your audience where they are. Yet a significant hurdle remains: the fragmented nature of media investments and the resulting measurement challenges. This fragmentation makes it harder to get a unified view of return on investment (ROI), leaving many advertisers struggling to understand the true impact of their campaigns.
Strategi iklan lintas media yang efektif dapat membantu pemasar menavigasi lanskap periklanan yang dinamis saat ini. Namun, strategi ini harus didukung oleh data yang melihat secara holistik tentang bagaimana uang iklan Anda diinvestasikan di seluruh saluran dan materi iklan apa yang membuat perbedaan untuk menciptakan wawasan dan hasil yang dapat ditindaklanjuti untuk bisnis Anda.
Tantangan data lintas saluran
In Nielsen’s Laporan Pemasaran Tahunan 2025, we found that marketers looking to calculate the ROI of their cross-media campaigns report a laundry list of challenges. While globally marketers found stakeholder alignment to be the biggest hurdle, it was followed closely by struggles with the amount and incomparability of data.
Banyaknya platform dan perangkat yang digunakan konsumen setiap hari merupakan akar dari tantangan ini. Dari televisi dan radio tradisional hingga raksasa digital seperti media sosial, mesin pencari, dan layanan streaming, audiens tersebar di seluruh ekosistem media yang luas dan beragam. Setiap platform sering kali hadir dengan metrik dan alat pelaporan yang unik, sehingga menciptakan silo-silo data yang jarang berbicara satu sama lain.
Pendekatan yang terputus-putus ini menyulitkan untuk dilihat dan didengar di tempat yang tepat oleh orang yang tepat untuk merek Anda, sehingga menyebabkan alokasi sumber daya yang tidak efisien dan peluang yang terlewatkan. Tanpa pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana berbagai titik kontak media berinteraksi dan memengaruhi perilaku konsumen, pemasar hanya bisa menebak-nebak, bukannya berinvestasi secara strategis.
Mengurai silo data dengan intelijen periklanan
This is where advertising intelligence can break down barriers. Nielsen’s Ad Intel solution provides a holistic view of the advertising landscape, with robust reporting across every major media type including TV, connected TV (CTV), digital, social, audio, print, out of home and cinema.
Dengan pandangan holistik ini, pemasar dapat memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang di mana menginvestasikan uang iklan mereka di seluruh pasar dan bagaimana cara menjangkau audiens, bergerak melampaui metrik saluran individu menuju kinerja kampanye secara keseluruhan. Perspektif terpadu sangat penting untuk mengidentifikasi kombinasi media - dan materi iklan - mana yang benar-benar mendorong keterlibatan dan konversi, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat, dan pada akhirnya, ROI yang lebih tinggi.
Kekuatan CTV dalam bauran media Anda
As audiences continue to shift toward streaming content, CTV has emerged as a powerful advertising channel and a key player in this evolving landscape. Not surprisingly, marketers are shifting spend accordingly. However, simply adding CTV to the mix isn’t enough; its impact needs to be meticulously measured and integrated into the broader cross-media strategy.
Untuk membantu para pemasar lebih memahami bagaimana anggaran dialokasikan di seluruh media, kami baru-baru ini menambahkan pengukuran di lebih dari 20 platform individual yang mencakup 95% cakupan pasar iklan CTV di Amerika Serikat ke Nielsen Ad Intel. Hal ini memberikan transparansi bagi para pemasar untuk mengetahui di mana dan bagaimana merek berinvestasi di CTV dan platform mana yang paling banyak mendapatkan belanja iklan. Ketika data CTV diintegrasikan dengan wawasan dari saluran media lain, analisis yang konsisten dan sebanding dapat membantu pemasar mengembangkan strategi berbasis data yang mendorong hasil.
Pertimbangkan skenario dunia nyata: Sebuah merek meluncurkan produk baru dengan kampanye yang mencakup TV linier, media sosial, dan CTV. Dengan data belanja iklan yang terintegrasi, mereka dapat menganalisis strategi pengiriman pesan dan pemosisian kreatif di setiap platform dengan melihat materi iklan aktual dengan informasi penempatan untuk melihat apa yang berhasil di pasar. Tingkat wawasan granular ini memungkinkan penyesuaian dinamis pada bauran media, mengoptimalkan pengeluaran untuk dampak yang maksimal.
Memaksimalkan dampak dengan strategi iklan lintas media
Strategi iklan lintas media yang mendorong hasil bukan hanya tentang pengumpulan data; strategi ini bergantung pada pemanfaatan data yang cerdas. Hal ini melibatkan analisis tren pengeluaran di seluruh industri Anda, mengoptimalkan kampanye secara real-time berdasarkan data kinerja, dan pada akhirnya, membangun lingkaran umpan balik yang kuat untuk terus menyempurnakan strategi periklanan Anda. Proses berulang ini memungkinkan pemasar untuk beralih dari penyesuaian reaktif ke pengoptimalan proaktif, memastikan setiap dolar yang dibelanjakan bekerja dengan maksimal.
Pada akhirnya, jalan untuk mengatasi tantangan investasi media yang terfragmentasi dan mengembangkan strategi yang unggul terletak pada pemanfaatan intelijen media lintas platform yang komprehensif. Dengan menyatukan data dari semua saluran ke dalam satu kerangka kerja yang kohesif, pemasar dapat memperoleh pemahaman yang tak tertandingi tentang audiens mereka, mengoptimalkan bauran media mereka dengan presisi, dan dengan percaya diri menunjukkan nilai sebenarnya dari upaya periklanan mereka. Pendekatan terintegrasi ini bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan sebuah keharusan bagi setiap merek yang ingin berkembang di dunia periklanan modern yang kompleks dan multi-layar.
Learn more about how Nielsen’s advertising intelligence data can help shape your cross-media ad strategies.



