Pusat Berita > Keanekaragaman

Nielsen Meluncurkan Program Diversifikasi Media Equity

4 minute read | February 2022

NEW YORK, Feb. 7, 2021 – Nielsen announces the launch of its Diverse Media Equity program, which is designed to elevate the visibility of diverse-owned media companies with advertisers and agencies. The comprehensive initiative includes measurement of diverse media historically excluded from investment, funding certification fees of diverse-owned media, as well as the launch of the first ever report on diverse-owned media reach and audience profiles. 

โ€œNielsen is investing in diverse-owned media by getting rid of historical barriers in traditional measurement,โ€ said David Kenny, CEO, Nielsen. โ€œAdvertisers and the media industry recognize the need to be more inclusive and want to ensure they reach an audience that is increasingly diverse. We are leading the charge to develop a consistent framework and metrics to help demonstrate the value of diverse-owned media.”

In collaboration with P&G, Nielsen also seeds a $130,000 reimbursement program with the National Minority Supplier Development Council (NMSDC) to help cover the certification fees for diverse-owned media suppliers who qualify. The fund, which will be administered by the NMSDC, will aim to provide nearly 200+ diverse publishers the benefits of Minority Business Enterprise (MBE) certification, frequently required by large companies to qualify for diverse investment.

Dengan permintaan waktu iklan di jaringan yang dimiliki oleh berbagai pihak yang lebih besar dari sebelumnya, kebutuhan akan sumber daya dan informasi yang adil menjadi lebih penting bagi banyak bisnis lokal ini. Canela Media, sebuah perusahaan media milik Amerika Latin yang merupakan bagian dari inisiatif percontohan Nielsen, telah melipatgandakan jumlah kampanye yang diukur dengan Nielsen sejak bergabung.

“We’re excited about Nielsen’s commitment to bringing more visibility and support to minority owned businesses,” said Isabel Rafferty, Founder & CEO of Canela Media. “Our partnership with Nielsen has enabled us to deliver the granular level of transparency and measurement our clients demand. Nielsen has been a tremendous partner; they understand our business and offer us valuable insight for campaign optimization and advertising efficacy.โ€

Sebagai bagian dari inisiatif baru ini, Nielsen merilis laporan Jangkauan dan Profil Pemirsa Media yang Dimiliki oleh Orang Kulit Hitam. Laporan ini merupakan laporan pertama dari sekian banyak laporan yang menyoroti kekuatan pemirsa dan pendengar media yang dimiliki oleh beragam kelompok, menyoroti pengaruh di pasar lokal yang lebih kecil di mana stasiun televisi yang dimiliki oleh orang kulit hitam menjangkau sebanyak 41% dari seluruh orang dewasa dan radio yang dimiliki oleh orang kulit hitam menjangkau lebih dari 1,2 juta orang berusia 12+.

Profil audiens yang beragam menambah tekstur yang menunjukkan jangkauan yang semakin luas dengan audiens lokal:

  • TV lokal milik Hispanik menjangkau 61% pemirsa berusia 18+ di pasar dengan peringkat 101+ di mana mereka hadir, termasuk 24% orang Asia Amerika, 33% orang kulit hitam dan 39% pemirsa Hispanik 
  • Stasiun TV lokal milik orang Amerika keturunan Asia, di mana mereka hadir, di pasar 1-48 menjangkau lebih dari 200.000 orang dewasa berusia 18+
  • Radio milik penduduk asli Amerika ini menjangkau hampir 800.000 pendengar di seluruh Amerika Serikat dengan pendengar yang menghabiskan waktu rata-rata hampir 7 jam per minggu di wilayah metropolitan dengan peringkat 51-100

โ€œAs an industry, we are just beginning to recognize the power and importance of diverse-owned media. Thatโ€™s why weโ€™re proud to work with Nielsen to create more equitable support systems and continue to explore more inclusive measurements to build greater brand engagement,โ€ says Carlos Santiago, ANAโ€™s Alliance for Inclusive Multicultural Marketing (AIMM) and Oppside Co-Founder. โ€œThe report data gives media buyers a view into the impact of diverse-owned media and will facilitate increased investment from media agencies and major advertisers.โ€

The report findings are powered by Media Frameworkโ€™s MAVEN Diversity, the most comprehensive and accurate database for diverse media ownership discovery and vendor management, developed and refined for over 10 years. 

"Mengidentifikasi beragam pemasok untuk mendapatkan peluang investasi dan membantu mereka menavigasi kompleksitas keragaman pemasok adalah inti dari bisnis kami dan hal yang paling kami sukai," kata Kathleen Coffey, CEO Media Framework. "Kami senang menjadi bagian dari kolaborasi yang kuat yang akan mendorong nilai bagi merek dan pemilik media yang beragam, dan merangkul upaya untuk memajukan investasi di media yang dimiliki oleh beragam pemilik." 

Get more information on the Diverse-owned Media Audience Reach and Profiles report and the Diverse Media Equity program.

Tentang Nielsen

Nielsen membentuk media dan konten dunia sebagai pemimpin global dalam pengukuran audiens, data, dan analisis. Melalui pemahaman kami tentang manusia dan perilaku mereka di semua saluran dan platform, kami memberdayakan klien kami dengan kecerdasan yang independen dan dapat ditindaklanjuti sehingga mereka dapat terhubung dan terlibat dengan audiens mereka-sekarang dan di masa depan.

An S&P 500 company, Nielsen (NYSE: NLSN) operates around the world in more than 55 countries. Learn more at www.nielsen.com or www.nielsen.com/investors and connect with us on social media.

Contact

Patricia Ratulangi
patricia.ratulangi@nielsen.com
312-841-9159