
We’re proud to be included in the 2021 Bloomberg Gender-Equality Index (GEI), which tracks the financial performance of public companies committed to supporting gender equality through policy development, representation and transparency, for the third consecutive year.
Indeks 2021 mencakup 380 perusahaan global yang mencakup 11 sektor dari berbagai industri seperti riset pasar, perbankan, layanan konsumen, teknik, dan ritel, yang berkantor pusat di 44 negara dan wilayah.
GEI meningkatkan visibilitas ke dalam area yang sebelumnya buram dalam pelaporan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) dari perusahaan-perusahaan publik. Untuk dapat diikutsertakan, indeks acuan ini mengukur kesetaraan gender di lima pilar: kepemimpinan perempuan dan jalur talenta, kesetaraan upah dan paritas upah gender, budaya inklusif, kebijakan pelecehan seksual, dan merek yang pro-perempuan.
"Nielsen sangat senang mendapat pengakuan dalam GEI 2021 atas komitmen dan kemajuan kami dalam mendorong kesetaraan gender melalui pengembangan kebijakan, representasi, transparansi, dan kepemimpinan," ujar Sandra Sims-Williams, Wakil Presiden Senior Nielsen untuk Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi. "Sesungguhnya, keragaman, kesetaraan dan inklusi adalah jantung dan jiwa dari Nielsen. Berada dalam indeks ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang benar dan bahwa kami harus terus mengembangkan budaya kerja yang adil dan inklusif."
Komitmen Nielsen terhadap kesetaraan gender dimulai dari atas-Komite Eksekutif kami yang beragam terdiri dari empat anggota perempuan (dari sembilan anggota). Tiga dari pemimpin organisasi kami berasal dari berbagai etnis. Di A.S., kami menawarkan cuti orang tua selama 12 minggu (juga untuk orang tua adopsi) dan tambahan delapan minggu untuk ibu yang melahirkan. Kami memiliki kebijakan non-diskriminasi global yang memastikan kesempatan yang sama bagi karyawan LGBTQ+ di semua pasar Nielsen.
As part of the media industry, Nielsen believes that we have an imperative to educate and empower women by ensuring that their stories are being told—whether in news stories, fictional dramas or documentaries. That’s why we launched Analisis Inklusi, a tool that will specifically measure diversity of people in front of and behind the camera. Nielsen’s most recent report uncovered that women 50+ years old aren’t well represented. They are 60% less likely to see themselves in programming than in the general population. In the U.S, women make up 20% of the population and 20% of all TV viewers, but have less than 8% share of screen. We hope that this will show studios, networks and content creators that there is an opportunity to better engage this audience.
For more information on Nielsen’s ESG policies and practices, please visit our Nielsen Global Responsibility Report.
