Ini adalah momen yang sangat penting.
Bulan Maret menandai satu tahun penuh kita hidup dengan pandemi, yang, di antara banyak hal lainnya, telah mengancam untuk mengembalikan kemajuan yang telah dicapai dunia dalam menutup kesenjangan gender.
"Umat manusia menghadapi banyak tantangan bersama, tetapi ini adalah kesempatan untuk mengubah pola pikir kita agar lebih inklusif dan mengubah lintasan kesetaraan gender," ujar Sandra Sims-Williams, SVP, Diversity, Equity and Inclusion di Nielsen dan sponsor eksekutif Women in Nielsen Business Resource Group.
Sebagai sebuah perusahaan, Nielsen menyadari bahwa mereka memiliki peran yang lebih besar dalam industri ini dan dalam komunitas yang lebih luas untuk memastikan representasi dan penghitungan yang setara terhadap perempuan dan di semua faktor keragaman dan inklusi.
The launch of Analisis Inklusi Gracenote is one way weโre enabling the media industry to create more inclusive content, powered by diverse content creators. With this solution, studios and brands can see how and how often women and other multicultural groups are portrayed on screen. They can then choose to challenge these narratives, which can ultimately challenge our cultural norms.ย
This month Nielsen will release a report on women over the age of 50, who particularly go unseen. Women overall have a 38% share of screen, for those over 50 that share of time on-screen plummets to just 8%. The report uses solutions from across Nielsen to create more color and context for this underrepresented group.
"Menjadi terkenal adalah satu hal, tetapi menjadi terkenal dalam cahaya yang mencerminkan realitas saya, dan bukan kiasan Hollywood, itulah yang penting," tambah Sims-Williams. "Memilih untuk menantang bukan hanya tentang hari ini saja-ini adalah sesuatu yang perlu kita lakukan setiap hari di industri ini, di komunitas kita, dan di dalam diri kita sendiri.
Memilih untuk menantang bukan hanya tentang hari ini saja-ini adalah sesuatu yang perlu kita lakukan setiap hari di industri, di komunitas kita, dan di dalam diri kita sendiri.
Sandra Sims-Williams, SVP, Keragaman, Kesetaraan dan Inklusi di Nielsen
Recognizing that the conversation about women should extend beyond March, Nielsen also launched a new webpage โFor Women, Itโs Past Time to be Seen.โ This site will serve as a hub for our research into gender parity moving forward. You can expect to see more research from across our business highlighted here, from women in sports to how women consume news and podcasts.
Nielsen juga memilih untuk menantang dirinya sendiri sebagai perusahaan untuk menutup kesenjangan dalam kesetaraan gender. Selama setahun terakhir, perusahaan telah memfokuskan kembali upaya dan prioritasnya seputar kesetaraan gaji, melipatgandakan cuti orang tua, menciptakan norma-norma baru seputar fleksibilitas kerja, serta memperluas program kesehatan mental dan bantuan karyawan, di antara berbagai inisiatif lainnya. Perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan tingkat kepemimpinan senior perempuan dari 39% menjadi 46% pada tahun 2023. Meskipun masih banyak kemajuan yang harus dicapai, upaya-upaya ini telah membantu melambungkan Nielsen dari peringkat #100 ke peringkat #7 dalam Laporan dan Peringkat Kesetaraan Gender Global Equileap antara tahun 2020 dan 2021.
"Rasanya seolah-olah budaya di dunia media dan hiburan sedang berada di ambang perubahan, dan secara internal, Nielsen juga sedang mengubah budayanya. Acara-acara kami bulan ini lebih dari sekadar menyoroti contoh-contoh pemberdayaan perempuan. Kami juga menciptakan ruang untuk dialog nyata tentang keterkaitan dan tantangan unik kami, yang pada akhirnya akan memandu peta jalan kami menuju kesetaraan gender," ujar Sophie Harris, Women in Nielsen (WIN) North America Regional Co-Lead and Sales Manager Media, Gracenote. "Di WIN, kami menantang diri kami sendiri untuk bekerja sama dalam meningkatkan representasi perempuan yang beragam di tingkat menengah hingga senior dalam organisasi, mengurangi bias gender, dan meningkatkan kebijakan untuk perempuan secara global."
WIN Business Resource Group di Amerika Utara bekerja sama dengan komite sukarelawan untuk memelopori serangkaian acara internal yang mencakup panel, video, dan percakapan tentang bagaimana perusahaan, karyawan, dan WIN dapat bekerja sama untuk #choosetochallenge.
