Pusat Berita > Acara

Nielsen Berbagi Wawasan Streaming Terbaru di VidCon 2019

2 minute read | July 2019

Thereโ€™s no mistaking the dramatic impact that on-demand streaming video is having on the media industry, but itโ€™s no easy feat to keep up with how rapidly the landscape is advancing-and fragmenting. For consumers, todayโ€™s on-demand options and platforms present seemingless endless variety. But what should content creators be focused on amid the burgeoning video environment ?

To offer new insights and trends into the streaming video arena, Ravi Rai, VP of Digital Product at Nielsen, and Harry Brisson, VP of Strategy and Innovation, took the stage last week at the 10th VidCon Conference and highlighted strategies for attracting, retaining and monetizing audiences. During their presentation, the pair explored new insights on streaming growth and diverse streaming audiences. 

Ravi mencatat bahwa dalam satu tahun terakhir saja, konsumen telah meningkatkan waktu yang dihabiskan untuk menonton melalui perangkat TV terkoneksi sebesar 21%, menggunakan perangkat ini untuk membuka konten streaming, dengan pemirsa multikultural yang mendorong sebagian besar momentum ini. 

โ€œDiverse audiences account for a growing share of viewing and purchase power, and streaming services are taking notice-creating content to appeal to these audiences and ultimately driving this growth,โ€ said Ravi, who shared viewership insights on several Netflix original programs, including Beyonceโ€™s Homecoming, Patriot Act With Hasan Minaj and others. โ€œContent featuring underrepresented groups often has an advantage in attracting these audiences to SVOD platforms and securing their engagement amid a cluttered field of streaming options.โ€ 

Selain menyoroti beragamnya audiens yang mengonsumsi konten streaming, Harry juga membahas bagaimana para kreator dan pemasar dapat membuat audiens tetap terpikat melalui pengalaman imersif yang pada akhirnya dapat digunakan untuk memonetisasi perhatian audiens.

"Kami mempelajari bagaimana program berkembang dari acara yang tidak dikenal menjadi acara klasik yang ditonton berulang kali oleh penonton, dengan fokus pada metrik konversi pemirsa utama," kata Harry. "Dengan memahami dan meningkatkan kinerja pada tahap-tahap kritis ini, para kreator dapat meningkatkan jumlah penonton mereka secara signifikan."

Sumber: Nielsen Total Audience Report and Audience Insights Analysis