Pusat Berita > Tanggung Jawab dan Keberlanjutan

Nielsen Berjanji untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Kaum Muda di Afrika Sub-Sahara

3 minute read | November 2019

Dalam banyak kasus di seluruh dunia, pendidikan tradisional, jika ada, tidak lagi mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia kerja saat ini dan di masa depan. Akibatnya, jutaan anak muda di seluruh dunia menganggur atau setengah menganggur. Kenyataannya, kaum muda saat ini membutuhkan keterampilan dan pengalaman yang tepat untuk membantu mereka mempersiapkan masa depan mereka di tengah lanskap ekonomi yang berubah dengan cepat. 

Against this backdrop, Nielsen has joined forces with an array of other organizations to support the Regional Alliance for Youth in Sub-Saharan Africa, a Nestlé initiative that focuses on creating and implementing employability programmes, mentorships and training initiatives designed to equip young people under 30 with essential workplace skills. At the Regional Alliance for Youth launch event in Johannesburg, Bryan Sun, Managing Director, Nielsen Africa, spoke on a CEO panel about the issue of youth unemployment, and he along with other supporters of the program, ABB, Adcorp and Publicis signed this pledge: “As alliance partners, we pledge to provide the youth in Sub-Saharan Africa with opportunities that will equip them for the world of work.”

"Menciptakan dan mendukung jalur karir yang kuat bagi kaum muda sangat penting bagi keberhasilan masyarakat mana pun," kata Bryan. "Di seluruh dunia, Nielsen telah berkomitmen untuk memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang luar biasa pada masyarakat setempat; dan kami bangga dapat melanjutkan komitmen tersebut melalui keterlibatan kami dalam program Alliance For Youth di Afrika Sub-Sahara."

Aliansi Regional untuk Pemuda di Afrika Sub-Sahara merupakan perluasan dari Aliansi untuk Pemuda yang didirikan Nestlé di Eropa pada tahun 2014. Aliansi ini diluncurkan di negara-negara Aliansi Pasifik pada tahun 2017 (Chili, Kolombia, Meksiko, dan Peru) dan negara-negara Mercosur pada bulan Desember 2018 (Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay). Selama beberapa tahun, Nielsen telah berkontribusi pada Alliance For Youth dalam berbagai cara, mulai dari menciptakan perangkat ketenagakerjaan hingga menawarkan program magang dan magang. Yang terpenting, kami telah meminjamkan kekuatan ilmu data kami, melakukan penelitian penting untuk membantu meningkatkan pemahaman Alliance For Youth tentang masalah pengangguran kaum muda dan memajukan tujuannya.

Awal tahun ini, kami melakukan survei terhadap lebih dari 2.500 anak muda berusia antara 18-30 tahun di 27 negara untuk lebih memahami tantangan yang dihadapi oleh anak muda yang memasuki dunia kerja.

Kami menemukan bahwa kaum muda dari berbagai belahan dunia menganggap keahlian yang berbeda sebagai yang paling penting dalam hal kesuksesan karier. Sebagai contoh, kaum muda di AS memandang komunikasi dan kerja sama tim sebagai kompetensi yang sangat penting, sementara kaum muda di Timur Tengah dan Afrika memandang keterampilan teknis yang berkaitan dengan sains dan teknologi sebagai hal yang krusial.

Namun, yang konsisten secara keseluruhan adalah temuan bahwa anak muda saat ini tidak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka menginginkan stabilitas, martabat pekerjaan, keluarga yang bahagia, dan mereka ingin menabung.

Temuan ini juga menegaskan bahwa kaum muda sangat percaya bahwa perusahaan dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi mereka. Kaum muda saat ini optimis akan peran bisnis dalam masyarakat kita, dan mereka berharap perusahaan-perusahaan dapat menjadi pemimpin dalam memecahkan masalah-masalah besar dunia.