Pusat Berita > Acara

Nielsen Membawa Inovasi Pemasaran ke Batas Berikutnya di DX3

5 minute read | March 2019

Nielsen menjadi yang terdepan di DX3 2019 sebagai pemimpin dalam teknologi pemasaran dan wawasan audiens, serta otoritas dalam proses pembelian konsumen. DX3, acara pemasaran digital dan ritel yang imersif di Kanada menampilkan para pemikir terbaik di industri ini dari seluruh dunia yang memamerkan kemampuan mereka dan menyoroti tren untuk tahun mendatang.

Pada hari pertama, Damian Garbaccio, EVP, Nielsen Media Group,โ€ memberikan presentasi di panggung utama untuk membahas tentang memanfaatkan apa yang akan terjadi di masa depan dalam teknologi pemasaran, keterlibatan audiens di berbagai layar, dan mengukur dampak iklan. Beliau menegaskan mengapa merek harus tetap berada di depan perilaku audiens yang berkembang pesat dengan menguraikan pergeseran industri yang signifikan seperti dominasi platform, pertumbuhan TV terkoneksi, dan penyedia teknologi terkait yang telah memperumit kemampuan merek untuk menyampaikan pesan yang konsisten. Sulit untuk membuat langkah dalam bidang ini, tetapi pemasar harus merangkul perubahan untuk bertahan.

Damian memandu para hadirin melalui tiga cara yang dapat dilakukan oleh merek untuk mengendalikan nasib mereka dengan data. Pertama, mereka harus memanfaatkan semua sumber data untuk meningkatkan profil pelanggan mereka, kemudian beradaptasi dan mengoptimalkan sehingga mereka dapat memahami semua interaksi audiens mereka, dan terakhir, mengukur hasil. Sangat penting untuk memastikan bahwa uang yang dikeluarkan sepenuhnya terealisasi dan memberikan akuntabilitas bagi semua pemangku kepentingan. Pemasar harus berinvestasi pada alat generasi berikutnya (yaitu, atribusi multi-sentuh) untuk mengukur keberhasilan dan laba atas investasi (ROI) dari pengeluaran pemasaran. Pendekatan-pendekatan ini, dikombinasikan dengan kerangka kerja menyeluruh yang terdiri dari perencanaan, aktivasi, dan pengukuran, dapat membantu merek beradaptasi dan mengikuti perubahan kekuatan pasar.

Matan Bik, far left, during the “Agency 3.0” panel

DX3 also provided an opportunity for Nielsen to lend its voice to the conversation around agency innovation. Matan Bik, Director of Business Development for the Nielsen Marketing Cloud and Data Management Platform (DMP), participated in a panel called Agency 3.0. During the panel, Matan emphasized that the agency world is being disrupted by technical innovation and evolving consumer behavior like never before. Right now, project timelines are tighter, budgets are condensed and competition is fiercer than ever. According to Matan, โ€œbrands and their agencies need to work hard to amalgamate silos to drive value for their customers. Agencies are required to be much more transparent and showcase the ROI that they are providing. Brands want to know that for every $1 theyโ€™re spending theyโ€™re getting a $1.50 back.โ€

Agensi yang ingin sukses harus terus berevolusi dan mengulang. Sebagai contoh, beberapa agensi menjadi ahli di bidang dan disiplin ilmu yang sangat sulit untuk dibawa sendiri (seperti AI). Agensi lain meningkatkan kemampuan mereka dengan mengembangkan kemitraan strategis dengan penyedia data yang memberi mereka akses tak tertandingi ke data. Pada akhirnya, klien membutuhkan pemahaman yang holistik dan terperinci tentang siapa pelanggan mereka dan bagaimana mereka dapat menggerakkan mereka lebih jauh ke bawah.

Nielsen’s final piece of participation at DX3 featured Cynthia Pachovski, Vice President, Advertiser Direct and Marketing Cloud, and Heather Garand, Director, Nielsen Marketing Cloud, who lead a workshop on organizational challenges to manage big data.

Cynthia Pachovski dalam sebuah lokakarya tentang mengelola data besar

During the workshop, the duo provided steps for brands to make the most of their data and ultimately gain ROI. The first step requires structure. Cynthia and Heather outlined how crucial it is to remove data silos and ensure that data is safe in one place (DMP), then to organize it with a consumer-centric vision to make the marketing strategies actionable. The second step is to complement data with other data partners to fill the gaps and gain a holistic understanding of customers. This requires brands to think beyond demographic data and also include psychographic, behavioral and transactional data. From there, they need to activate by leveraging frequency capping and sequential messaging across platforms to reduce waste and engage customers at the right moments in their path to purchase. Brands must then optimize by adapting and iterating campaigns continuously in real time. Leverage AI to adjust to customer behaviors in real time and re-position dollars in-flight on tactics that are proven to perform the best. The last step is to measure. When the campaign ends, measure key performance indicators including who the program or ad reached, how did it change attitudes and how did it change behaviors?

DX3 menyatukan para pemain terpenting di sekitar tren yang paling menonjol-dari ritel hingga inovasi pemasaran hingga cara pemasar melakukan pendekatan terhadap periklanan dan pengalaman pelanggan. Kehadiran Nielsen tidak hanya semakin meningkatkan profil perusahaan di bidang martech, tetapi juga memberdayakan merek untuk memanfaatkan data mereka secara lebih bermakna, yang pada gilirannya akan memposisikan mereka untuk menghasilkan ROI yang lebih berdampak dan yang terpenting, meningkatkan penjualan.

Pictured above: Damian Garbaccio on the main stage of DX3 2019.