Pusat Berita > Keanekaragaman

Mengukur Dampak Konsumen Penyandang Disabilitas

2 minute read | April 2017

JOHN, BURBANK, PRESIDEN, INISIATIF STRATEGIS

Membina lingkungan yang inklusif bagi karyawan penyandang disabilitas dan mereka yang merawat anggota keluarga penyandang disabilitas sangat penting bagi strategi keberagaman dan inklusi kami secara keseluruhan di Nielsen.

Our dedicated associates who serve as members of ADEPT (Abled and Disabled Employees Partnering Together), one of our nine employee resource groups (ERGs), have helped create such an environment within our offices, as well as our communities, and their work has been recognized with a 90% score on the Disability Equality Index. One of the more powerful initiatives ADEPT has undertaken, though, is the design of a study leveraging the breadth of Nielsen’s measurement capabilities to quantify and define the impact of consumers with disabilities.

The study culminated in our recent report, Reaching Prevalent, Diverse Consumers with Disabilities, and is the first on consumers with disabilities. The report provides rare and valuable insight into the lives of people with disabilities and their families. First and foremost, our research found that people with disabilities are widespread within the U.S., making up 19% of the total population. Second, people with disabilities are diverse and represent all demographic characteristics. Finally, consumers with disabilities are powerful, representing a $1 billion market segment according to the U.S. Census Bureau. And when we delved a bit deeper, we found that power is especially evident in certain cases and categories.

Misalnya, konsumen penyandang disabilitas melakukan lebih banyak perjalanan belanja, membelanjakan lebih banyak per perjalanan dibandingkan konsumen pada umumnya, dan membelanjakan lebih sedikit dari total volume dolar mereka untuk penawaran dan kupon. Di toko, konsumen penyandang disabilitas menghabiskan 20% lebih banyak untuk makanan hewan peliharaan dan 19% lebih banyak untuk perawatan hewan peliharaan daripada konsumen pada umumnya. Dalam hal makanan, konsumen dengan disabilitas menghabiskan 11% lebih banyak untuk roti dan makanan yang dipanggang dan 8% lebih banyak untuk daging dalam kemasan. Semua karakteristik dan preferensi pembelian ini menunjukkan bahwa konsumen penyandang disabilitas merupakan kelompok konsumen yang kuat dan signifikan bagi para peritel dan produsen yang mampu melibatkan pembeli ini.

Sebagai seorang pengasuh anggota keluarga penyandang disabilitas, informasi ini sangat menyentuh hati saya. Saya menemukan, seringkali penyandang disabilitas, baik di tempat kerja maupun di tempat lain, tidak merasa diberdayakan untuk "mengangkat tangan" dan meminta bantuan ketika dibutuhkan. Harapan saya adalah agar informasi yang ada di dalam laporan ini sampai kepada para pemimpin di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia yang menyadari kekuatan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas, baik sebagai pegawai maupun konsumen. Ketika mereka mulai lebih memahami konsumen penyandang disabilitas, para pemimpin dan perusahaan dapat merancang produk dan menyediakan layanan yang memenuhi kebutuhan mereka dan mendorong mereka untuk berkembang di tempat kerja.

To learn more, download Nielsen’s Consumers with Disabilities report. The report is also available in Braille.

John Burbank adalah Presiden, Strategic Initiatives, Nielsen. Beliau juga merupakan Nielsen Global Leadership Sponsor untuk ADEPT.