Pusat Berita >

Warga Selandia Baru Merangkul Situs Media Sosial

2 minute read | December 2012

{“order”:3,”name”:”pubdate”,”attributes”:{“jcr:mixinTypes”:”[cq:LiveRelationship]”,”sling:resourceType”:”nielsenglobal/components/content/publishdate”},”children”:null}

Auckland: 5 December 2012 –ย Latest figures from Nielsen, a leading global provider of information and insights, show more than 2.8 million New Zealanders (aged 2+) visited social media sites in the month of October.

Masyarakat Selandia Baru senang berinteraksi dengan rekan-rekan, konsumen lain, dan merek di situs media sosial, di mana mereka menghabiskan rata-rata hampir delapan jam di media sosial selama sebulan, setara dengan satu hari kerja penuh.

Facebook adalah situs web media sosial peringkat teratas di Selandia Baru dengan audiens unik lebih dari 2,7 juta orang yang mengunjungi situs tersebut. Dengan 80 persen populasi online Selandia Baru mengunjungi situs Facebook, Selandia Baru memiliki proporsi tertinggi dari populasi online yang mengunjungi situs jejaring sosial dibandingkan dengan Australia (74%), Amerika Serikat (69%), dan Inggris (68%).

Blogger is the next highest ranked site with a monthly unique audience of 803,000, while Twitter, Tumblr and WordPress had a unique audience of 431,000, 428,000 and 394,000 respectively. The remaining top 10 social media sites are Google+ (365,000), LinkedIn (309,000), Wikia (218,000), Squidoo (192,000) and Pinterest (187,000). (see chart)

Penggunaan platform media sosial tidak hanya terbatas pada Facebook, dari 2,7 juta pengguna Facebook, 29% juga menggunakan Blogger, 15% menggunakan Twitter, serta Tumblr, Google+ (13%) dan LinkedIn (11%).

Sebagian besar orang Selandia Baru mengakses situs media sosial melalui komputer mereka (96%) dan lebih dari seperempatnya menggunakan ponsel cerdas mereka (27%). Tablet digunakan untuk mengakses situs oleh tujuh persen pengguna media sosial.

Menggunakan media sosial untuk tetap berhubungan dengan keluarga dan teman adalah alasan utama untuk berpartisipasi. Selain itu, 47 persen dari populasi online menggunakan media sosial setidaknya sekali dalam sebulan untuk mempelajari lebih lanjut tentang merek, produk, dan layanan, serta 42 persen untuk mendengar tentang pengalaman konsumen yang positif atau negatif dari orang lain.

Tony Boyte, Associate Director of Research, Nielsen NZ mengatakan: "Keputusan dan perilaku konsumen semakin didorong oleh opini, selera, dan preferensi yang dipublikasikan di situs-situs media sosial. Kabar baiknya adalah bahwa merek-merek kini dapat mendengarkan percakapan yang terjadi sehingga menempatkan mereka pada posisi yang lebih baik untuk memahami dan memenuhi kebutuhan konsumen di masa depan.

Tentang Peringkat Online Nielsen

Nielsen Online Ratings melacak penggunaan online dan memberikan laporan bulanan tentang metrik audiens yang berpusat pada orang, informasi demografis, dan analisis situs yang terperinci. Metodologi hibrida digunakan yang menggabungkan manfaat dari panel terukur yang representatif (meliputi demografi dan jangkauan) dengan data penandaan (memberikan pengukuran aktivitas yang akurat). Panel ini memiliki sekitar 3.000 orang yang direkrut secara online dan diberi bobot agar sesuai dengan populasi internet Selandia Baru.

Tentang Nielsen

Nielsen Holdings N.V. (NYSE: NLSN) adalah perusahaan informasi dan pengukuran global dengan posisi pasar terdepan dalam bidang pemasaran dan informasi konsumen, pengukuran televisi dan media lainnya, intelijen online, pengukuran mobile, pameran dagang dan properti terkait. Nielsen hadir di sekitar 100 negara, dengan kantor pusat di New York, Amerika Serikat dan Diemen, Belanda. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com.