Kesempatan untuk perjalanan dan asuransi
Dunia terkadang bisa menjadi tempat yang menakutkan, dan lanskap digital saat ini memiliki cara untuk memperbesar apa pun dan apa pun yang terjadi, termasuk yang terburuk - aksi teror dan bencana alam. Pembesaran insiden-insiden ini membuat warga Australia semakin khawatir akan keselamatan mereka saat bepergian, dengan 61% menyatakan bahwa hal ini memengaruhi keinginan mereka untuk bepergian. Faktanya, 28% orang berusia 18-24 tahun dan 43% orang berusia 25 tahun ke atas mengatakan bahwa mereka lebih jarang bepergian.
Concerns about safety doesn’t only affect whether consumers travel or not. It drives how they travel. For example, many Australians are taking extensive precautions before they set out on a trip. Notably, visitation to the Australian Government Smart Traveller website increased 49% since last year.
Dari mereka yang khawatir tentang bepergian, 41% tetap melakukan perjalanan. Kelompok ini merupakan peluang unik bagi industri perjalanan untuk mengedukasi dan berinvestasi dalam keselamatan mereka, mengingat minat mereka yang besar untuk mempelajari tindakan pencegahan yang harus dilakukan saat bepergian, perjalanan yang telah direncanakan sebelumnya, dan tujuan perjalanan yang aman.
Mengimbau warga Australia yang sadar akan keselamatan
Untuk memaksimalkan resonansi kampanye, pemasar perlu memahami apa yang dicari oleh orang Australia yang sadar akan keselamatan dalam liburan.
Banyak wisatawan yang memilih destinasi yang mereka anggap lebih aman, yang berarti para pemasar dan agen perjalanan harus meningkatkan upaya mereka untuk mempromosikan daerah-daerah yang kurang dikenal di mana orang masih dapat mempertahankan rasa aman. Warga Australia yang sadar akan keamanan lebih cenderung mengunjungi destinasi yang sudah terkenal: konsumen berusia di bawah 45 tahun lebih suka bepergian ke AS, Kanada, dan Jepang, sementara konsumen berusia di atas 45 tahun lebih suka bepergian ke Eropa, Thailand, dan Indonesia. Namun, 62% lebih memilih liburan di mana mereka dapat melihat pemandangan alam yang memberikan kesempatan bagi pengiklan untuk menarik perhatian ke destinasi yang lebih kecil dan jarang dikunjungi. Wisatawan yang sadar akan keselamatan juga terbuka terhadap liburan all inclusive dan lebih cenderung mempertimbangkan kapal pesiar atau resor daripada populasi umum.
Sumber tepercaya juga sangat penting bagi wisatawan yang sadar akan keselamatan, dengan satu dari tiga orang merasa yakin untuk menggunakan produk yang direkomendasikan oleh seorang ahli. Pesan yang relevan dan saluran media yang tepat merupakan kunci bagi pemasar di sini. Pertimbangkan bahwa 39% warga Australia yang sadar akan keselamatan mengatakan bahwa rencana liburan mereka dipengaruhi oleh TV dan 28% mengatakan bahwa mereka dipengaruhi oleh artikel koran atau majalah.
Tentu saja, warga Australia yang sadar akan keselamatan dua kali lebih mungkin dibandingkan dengan populasi umum untuk mengambil asuransi perjalanan. Angka ini meningkat 23% dalam lima tahun terakhir dan ini menjadi peluang yang jelas untuk menawarkan berbagai pilihan untuk menenangkan kekhawatiran para pelancong.
There is great potential for the travel industry to grow Australians’ intention to travel by appealing to their sense of safety, positioning themselves as a reputable source of information and at the same time boosting the importance of travel insurance in order to feel adequately covered when taking that long-awaited ‘trip of a lifetime’.

Metodologi
Survei Omnibus Nielsen
Nielsen Consumer & Media View, 2019 Survey 07 National
Peringkat Konten Digital Nielsen, total bulanan, Oktober 2019 vs Oktober 2018 (YOY), Pemirsa Unik, Orang 2+, Teks



